Tuesday, October 9, 2018

CATATAN SEORANG PENGEMBARA 123


Panorama karya sastra Timor-Leste, terutama puisi cukup menarik untuk diamati belakangan ini lewat media sosial: facebook,  dengan bermunculan karya-karya penulis-penulis berbakat, yang lahir pada dekade 1970-an, 1980-an dan 1990-an, dalam bahasa Tetum.

Kehadiran mereka patut disambut dengan acungan jempol.

Semangat mereka dalam berkarya ikut pula menyulutkan pula semangat dalam diriku untuk terus berkarya.

Bersama mereka saya ingin terus belajar.

Bersama mereka, saya ingin terus menyelami dasar lautan sastra (baca: puisi) yang luas dan dalam ini.
--
Fatuhada, 9 Oktober 2018
@JE/ABS/KM   

No comments:

Post a Comment