PUISI-PUISI
KESABERE MARUBI
1.
IBU LAKSANA MATA-AIR, MENGALIR SIANG DAN MALAM *)
ibu laksana mata-air, mengalir siang dan malam
putih jernih, dan indah
luka-luka kita menjadi sembuh oleh airnya yang keramat
ibu ciptakan harmoni, perdamaian, dan ketenangan
ibu ciptakan harmoni, perdamaian, dan ketenangan
kasih ibu tak berkesudahan
kasih ibu, kasih surgawi
kasih ibu, kasih purbawi
ia mengangkat suara suaranya emas suaranya lembut suaranya penuh kasih banyak kali bersenandung di angkasa kebenaran sunyata
ia mengangkat suara suaranya emas suaranya lembut suaranya penuh kasih banyak kali bersenandung di angkasa kebenaran sunyata
--
2006-2014
*)Sebuah
puisi terjemahan dari karya aslinya dalam bahasa Tetum, salah satu bahasa resmi
Timor-Leste berjudul “INAN NU’UDAR BEE-MATAN, SULI LORON, SULI KALAN”.
2. MEMBACA TANDA-TANDA JAMAN
Membaca alam
Membaca manusia
Membaca Tuhan
Seribu satu fenomena
Ada kekuatan tak terbeber
Ada pertalian tak berkesudahan
---
2010-2014
Membaca alam
Membaca manusia
Membaca Tuhan
Seribu satu fenomena
Ada kekuatan tak terbeber
Ada pertalian tak berkesudahan
---
2010-2014
3. KAMI TAK MAU DIAM
Kami tak mau diam, walaupun ada suram
Kami tak mau diam, walaupun ada muram
Kami tak mau diam, walaupun ada kelam
Kami tak mau diam, walaupun kami harus tenggelam
--
2008-2014
Kami tak mau diam, walaupun ada suram
Kami tak mau diam, walaupun ada muram
Kami tak mau diam, walaupun ada kelam
Kami tak mau diam, walaupun kami harus tenggelam
--
2008-2014
4.
SUARA SANG GURU DI BUKIT GOLGOTA
nyaring
melengking
bapa, bapa mengapa engkau tinggalkan aku!
khas, tiada banding
ampunilah mereka, ya bapa! sebab mereka tak
tahu apa yang mereka perbuat!
menyayat, penuh haru
bapa, ke dalam tanganmu, kuserahkan nyawaku!
-- 2011-2014
5. LAUT TAK PERNAH PUDAR
laut
tak pernah pudar, laut tetap ada sepanjang usia kitalah
yang datang silih berganti
bersaksi
di pantai ini
kadang
asli, kadang palsu
--
2007-2014
No comments:
Post a Comment